www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 10:09 PM

Ombudsman Kalsel Sosialisasikan Pelayanan Publik kepada ...

Berita Banjarmasin

Ombudsman Kalsel Sosialisasikan Pelayanan Publik kepada Mahasiswa, Ini Tujuannya

Ombudsman Perwakilan Kalimantan Selatan, melakukan sosialisasi kepada 40 mahasiswa yang terdiri dari 15 falkutas di Kalsel.

Ombudsman Kalsel Sosialisasikan Pelayanan Publik kepada Mahasiswa, Ini Tujuannyabanjarmasinpost.co.id/eka pertiwiOmbudsman Perwakilan Kalimantan Selatan, melakukan sosialisasi tentang pelayanan publik kepada mahasiswa.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN â€" Untuk meningkatkan partisipasi muda untuk peduli terhadap pelayanan publik di Kalimantan Selatan, Ombudsman Perwakilan Kalimantan Selatan, melakukan sosialisasi kepada 40 mahasiswa yang terdiri dari 15 falkutas di delapan perguruan tinggi di Kalimantan Selatan, di Hotel Best Western, Selasa (18/9/2018).

Ombudsman Perwakilan Kalimantan Selatan, Noorhalis Majid, mengatakan partisipasi terhadap pelayanan publik tidak hanya dilakukan oleh orangtua saja. Namun, juga bisa dilakukan oleh kaum muda dari mahasiswa. Apalagi, menurutnya, dengan ini, akan lebih banyak lagi peran masyarakat yang akan kritis terhadap pelayanan publik di Kalimantan Selatan.

Noorhalis Majid mengakui, jika tanpa kontrol yang baik dari masyarakat, sulit meningkatkan pelayanan public.

“Dalam lima tahun terakhir pelayan publik sudah mulai diperbaiki. Kami juga ingin masyarakat membuka mata agar tidak terjadi pungli dan lainnya terhadap pelayanan publik,” jelasnya.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Ternyata Diundur, Kementrian BUMN Tuliskan 26 September di Sscn.bkn.go.id

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Ternyata Diundur, Begini Penjelasan BKD Kota Banjarmasin

Baca: 9 Persyaratan Dasar Penerimaan CPNS, Link sscn.bkn.go.id Pendaftaran CPNS 2018 Klik di Sini!

Baca: Panduan Registrasi Mendaftar di Link sscn.bkn.go.id Pendaftaran CPNS 2018, Cek Dokumen yang Diupload

Meski demikian, lanjutnya, hingga saat ini Ombudsman Perwakilan Kalimantan Selatan lebih selektif untuk menindak laporan pelayanan publik yang ada di Kalimantan Selatan. Bahkan, dari Januari hingga September baru ada 46 laporan yang masuk ke ombudsman.

Angka ini jauh turun dari dua tahun sebelunya. Pada tahun 2016 ada 328 pengaduan di Kalimantan Selatan, terbanyak tetap Banjarmasin dengan pengaduan 117, Kabupaten Banjar 39 dan Banjarbaru 34, sisanya tersebar di kabupaten di Kalimantan Selatan. Selanjutnya pada 2017 lalu ada 207 laporan dimana Banjarmasin masih menduduki peringkat pertama 93 laporan, Banjarbaru 42, dan Barito Kuala 16 laporan

Pada 2018 ini, menurutnya, merupakan laporan yang penyelesaiannya rumit. Seperti penyelesaian kasus Sekda non akif Kota Banjarmasin, Hamli Kursani. Bahkan, kasus ini masih bergulir di Ombudsman RI. “Kalau kasus ringan, pengaduannya biasanya kami kembalikan ke instansi terkait,” jelasnya.

Baca: Panduan & Niat Puasa Tasua 9 Muharram, Rabu (19/9), Ini Niat Puasa Asyura 10 Muharram, Kamis (20/9)

Baca: Lafadz Niat Puasa Tasua 9 Muharram dan Asyura 10 Muharram yang Jatuh Pada Rabu (19/9) Kamis (20/9)

Baca: Jadwal & Siaran Langsung (Live) RCTI Liga Champion 2018, Barcelona, Liverpool, Real Madrid Main

Baca: Prediksi & Jadwal Siaran Langsung RCTI Liverpool vs Paris Saint-Germain Liga Champions Malam Ini

Selain itu, kasus pungli, agraria pertanahan, dan kasus PPDB (Penerimaan Perserta Didik Baru) serta pemberhentian siswa. Untuk kasus Hamli, menurut Noorhalis Majid, pihaknya masih menungg u sampai rekomendasi dari ombudsman RI. Bahkan, rekomentasi tersebut langsung juga dari Kementerian Dalam Negeri.

Kiki Fatmana Mahasiswa dari Stikes Sari Mulia, Banjarmasin mengaku jadi lebih paham terhadap fungsi pelayanan public di Banjarmasin. “Saya orang awam jadi paham dan tahu,” jelasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi Editor: Elpianur Achmad Sumber: Banjarmasin Post Ikuti kami di Inilah Sosok Ibu Angkat yang Tega Siksa dan Sekap 3 Anaknya Bersama Ular dan Anjing di Makassar Sumber: Berita Kalimantan Selatan

thumbnail

Posted by On 10:09 PM

Jaringan Baru 4G Plus Indosat Ooredoo Jangkau Kalimantan Selatan

Jaringan Baru 4G Plus Indosat Ooredoo Jangkau Kalimantan Selatan

Muh Iqbal Marsyaf

loading...
Jaringan Baru 4G Plus Indosat Ooredoo Jangkau Kalimantan Selatan
Tampak Chief Sales & Distribution Officer Indosat Ooredoo, Andri Pranata (kiri) dan Head of Region Kalimantan & Sumapa Indosat Ooredoo, Prio Sasongko (kanan) saat mencoba Jaringan 4G Plus di Kalimantan Selatan, Selasa (18/9/2018).
A+ A- BANJARMASIN - Indosat Ooredoo kembali menggelar ekspansi jaringan guna membuktikan komitmennya meningkatkan kualitas jaringan dan pelayanannya. Kali ini operator utama di Indonesia tersebut menyasar Provinsi Kalimantan Selatan.< br/>Indosat Ooredoo menambah dan memodernisasi semua jaringan di wilayah Kalimantan Selatan ke jaringan 4G Plus. Perluasan jaringan 4G Plus di sini adalah kelanjutan dari ekspansi yang dilakukan oleh Indosat Ooredoo dalam pemerataan jaringan 4G Plus di luar Pulau Jawa.
Hingga saat ini Indosat Ooredoo telah membangun jaringan 4G Plus di hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan. Daerah yang sudah ter-cover jaringan baru 4G Plus Indosat Ooredoo sebanyak 15 kabupaten/kotamadya (Kabupaten Balangan, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Tapin, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Kapuas, Kotamadya Banjarbaru, Kotamadya Banjarmasin) , dan 75 kecamatan yang tersebar mulai dari Tanjung, Barabai, Amuntai, Rantau, Kandangan, Martapura, Banjarbaru, Banjarmasin, Marabahan, Alalak, Pelaihari, Sungai Danau, Paga tan, Batulicin, Kotabaru. Perluasan jaringan baru ini terdiri dari sites untuk jaringan 4G Plus baru dan sites untuk jaringan 3G yang dimodernisasi menjadi jaringan 4G Plus.
Penambahan dan perluasan jaringan baru 4G Plus di wilayah Kalimantan Selatan memiliki keunggulan di kecepatan dan stabilitas jaringan. Sehingga pelanggan dapat menikmati internetan lebih cepat, lebih stabil, dan dengan jaringan yang terbaik.
“Kami mengerti masyarakat Kalimantan Selatan saat ini senang mengobrol lewat video call dan menonton video online dari smartphone mereka, namun tidak suka jika jaringan lambat dan harus menunggu buffering video," kata Joy Wahjudi, President Director & CEO Indosat Ooredoo di Banjarmasin, Kalsel, Selasa malam (18/9/2018).
Oleh karena itu, pihaknya mempercepat pengembangan dan perluasan jaringan baru 4G Plus ini di Kalimantan Selatan meliputi 15 kabupaten/kotamadya. Tujuannya, agar kecepatan internet dari jaringan 4G P lus Indosat Ooredoo dapat dirasakan oleh seluruh pelanggan.
"Sekarang masyarakat di seluruh Kalimantan Selatan dapat menikmati dan merasakan langsung hasil dari perluasan jaringan 4G Plus saat beraktivitas di sosial media, main game online, video call maupun grup video call, streaming film, YouTube tanpa buffering, serta lebih mudah ketika melakukan download atau upload photo dan video sehari-hari bahkan saat sedang liburan di wilayah Kalimantan Selatan sekitarnya," paparnya.
Meningkatnya pengguna internet di Kalimantan dari 7,6 juta orang di tahun 2016 menjadi 11,4 juta orang pada akhir 2017 juga membuat aktivitas digital dan popularitas tren konten berbasis video meningkat. Tren berbasis video ini dapat banyak membantu pengguna dalam kehidupan sehari-hari.
"Contohnya dengan video call, masyarakat kini mempunyai cara baru untuk menghabiskan waktu bersama meskipun mereka tidak benar-benar bersama. Kemud ian YouTube membantu masyarakat mempelajari banyak hal baru dengan menonton video tutorial, cara memasak, tips fashion & kecantikan, otomotif, hingga melihat video klip musik," tandas Joy Wahjudi.
Semua aktivitas digital ini dapat mudah terwujud dengan didukung oleh jaringan terbaru 4G Plus. Ditambah dengan paket internet dari IM3 Ooredoo yang memberikan pengalaman internetan terbaik serta cara baru untuk mendukung aktivitas digital bagi masyarakat di wilayah Kalimantan Selatan.
Dengan paket Unlimited, pelanggan dapat menikmati gratis Unlimited Youtube & Apps seperti Facebook, Whatsapp, LINE, Path, Facebook Messenger, BBM, Spotify, dan iflix. Pelanggan juga dapat akses YouTube & Apps sepuasnya tanpa kuota. Semua manfaat Unlimited ini bisa langsung dinikmati melalui jaringan 4G Plus Indosat Ooredoo. (mim)Sumber: Berita Kalimantan Selatan

thumbnail

Posted by On 10:09 PM

Indosat Ooredoo sebut tingkatkan kualitas jaringan di Kalimantan ...

Merdeka > Teknologi Indosat Ooredoo sebut tingkatkan kualitas jaringan di Kalimantan Selatan Selasa, 18 September 2018 15:14 Reporter : Fauzan Jamaludin Indosat Ooredoo. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Indosat Ooredoo meningkatkan kualitas jaringan di Kalimantan Selatan dengan menambah dan memodernisasi semua jaringan ke jaringan 4G Plus. Perluasan ja ringan 4G Plus di wilayah Kalimantan Selatan adalah kelanjutan dari ekspansi yang dilakukan oleh Indosat Ooredoo dalam pemerataan jaringan 4G Plus di luar Pulau Jawa.

BERITA TERKAIT
  • Melihat prospek saham industri telekomunikasi di pertengahan 2018
  • Indosat luncurkan GIG-To-GO, layanan home fiber internet prabayar pertama di RI
  • Pelanggan IM3 Oreedoo Prime manfaatkan satu juta panggilan gratis

Hingga saat ini Indosat Ooredoo telah membangun jaringan 4G Plus di hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Daerah yang sudah ter-cover jaringan baru 4G Plus Indosat Ooredoo sebanyak 15 kabupaten/kotamadya (Kabupaten Balangan, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Tapin, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Kapuas, Kotamadya Banjarbaru, Kota madya Banjarmasin), dan 75 kecamatan yang tersebar mulai dari Tanjung, Barabai, Amuntai, Rantau, Kandangan, Martapura, Banjarbaru, Banjarmasin, Marabahan, Alalak, Pelaihari, Sungai Danau, Pagatan, Batulicin, Kotabaru.

Perluasan jaringan baru ini terdiri dari sites untuk jaringan 4G Plus baru dan sites untuk jaringan 3G yang dimodernisasi menjadi jaringan 4G Plus.

"Kami mengerti masyarakat Kalimantan Selatan saat ini senang mengobrol lewat video call dan menonton video online dari smartphone mereka, namun tidak suka jika jaringan lambat dan harus menunggu buffering video," ujar Joy Wahjudi, President Director & CEO Indosat Ooredoo melalui keterangan resmi, Selasa (18/9).

Berdasarkan catatannya, pengguna internet di Kalimantan meningkat. Dari 7,6 juta orang di tahun 2016 menjadi 11,4 juta orang pada akhir 2017 juga membuat aktivitas digital dan popularitas tren konten berbasis video meningkat.

"Oleh karena itu kami mempercepat pengemb angan dan perluasan jaringan baru 4G Plus ini di Kalimantan Selatan meliputi 15 kabupaten/kotamadya, sehingga kecepatan internet dari jaringan 4G Plus Indosat Ooredoo dapat dirasakan oleh seluruh pelanggan," jelas Joy. [faz]

Topik berita Terkait:
  1. Indosat
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini
  • Kemenko PMK tegaskan tak ada korban meninggal akibat malaria di Lombok

  • Kemenko PMK intensifkan koordinasi penanganan malaria di Lombok

  • Asian Para Games 2018 jadi kesempatan volunteer semakin mengenal atlet difabel

Rekomendasi

Sumber: Berita Kalimantan Selatan

no image

Posted by On 2:19 AM

4 Kloter Jemaah Haji Kalimantan Selatan Belum Pulang

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H Noor Fahmi mengatakan, empat kelompok terbang atau kloter jemaah haji asal provinsinya belum pulang dan masih berada di Tanah Suci.

"Hingga kini baru sembilan kloter dari embarkasi Banjarmasin yang sudah pulang ke Tanah Air, sebanyak delapan kloter dari Kalsel, satu kloternya dari Kalimantan Tengah (Kalteng)," ujar Fahmi, seperti dilansir Antara, Sabtu (15/9/2018).

  • 14 Jemaah Haji Embarkasi Palembang Wafat di Tanah Suci
  • Ratusan Jemaah Haji Asal Boyolali Telah Tiba di Kampung Halaman
  • Sukses Beri Pertolongan Pertama Jemaah Haji, Personel P3JH Bakal Ditambah

Ia menambahkan kloter 1 sampai 7 jemaah haji berasal dari Kalsel, sementara kloter 8 jemaah haji dari Kalteng, dan menyusul kloter 9 dari Kalsel.

"Setelah ini kloter 10, 11, dan 12 kembali datang dari jemaah haji Kalteng, baru kloter 13 dari Kalsel, kemudian kloter 14 dari Kalteng lagi," terangnya.

Kemudian, lanjut dia, untuk kloter 15, 16 dan 17 kembali dari Kalsel.

Fahmi mengatakan, untuk jemaah haji asal Kalsel yang sudah dipulangkan dari 31 Agustus hingga 12 September 2018, sudah sebanyak 2.955 orang, dimana, total jemaah haji Kalsel sebanyak 3.886 orang.

"Namun jumlah ini belum dikurang jemaah haji yang sudah wafat di Tanah Suci itu ada sebanyak enam orang dan satu orang saat sudah tiba di Tanah Air," papar dia.

Menurut Fahmi, kondisi jemaah haji yang tersisa di Tanah Suci saat ini dilaporkan baik-baik saja.

"Kita berdoa bersama tidak ada lagi jemaah haji daerah kita dan seluruhnya se-Indonesia yang masih di tanah suci yang wafat lagi," tegas Noor Fahmi.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Ratusan jemaah akhirnya tiba di kantor Keme nterian Agama Kabupaten Tangerang, Banten. Kedatangan jemaah disambut haru oleh pihak keluarga.

Sumber: Berita Kalimantan Selatan

thumbnail

Posted by On 4:01 AM

Nasib Sekdako Nonaktif Hamli Tergantung Keputusan Gubernur ...

Berita Banjarmasin

Nasib Sekdako Nonaktif Hamli Tergantung Keputusan Gubernur Kalimantan Selatan, Ini Hasil MPPHDP

Dari hasil sidang Majelis Pertimbangan Penjatuhan Hukuman Disiplin Pegawai Negeri (MPPHDP), menyatakan Hamli Kursani bersalah.

Nasib Sekdako Nonaktif Hamli Tergantung Keputusan Gubernur Kalimantan Selatan, Ini Hasil MPPHDPBANJARMASINOPST.co.id/edi nugrohoSekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Hamli Kursani, yang dinonaktifkan Wali Kota Ibnu Sina, saat memberikan keterangan pers, Senin (16//4/18) di ruang pers room Pemko Banjarmasin.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN â€" Nasib Hamli sebagai Sekda Kota Banjarmasin berada di tangan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbrin Noor. Sebab, dari hasil sidang Majelis Pertimbangan Penjatuhan Hukuman Disiplin Pegawai Negeri (MPPHDP), menyatakan Hamli Kursani bersalah.

Kepala Inspektorat Kota Banjarmasin, James Fudhoil Yamin, menjelaskan jika dalam MPPHDP yang digelar sebanyak dua kali sepakat dengan temuan inspektorat dan menyatakan Hamli Kursani melakukan indisplin berat.

Dijelaskannya, berdasarkan Peraturan Pemerintah 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, yang berhak memberikan hukuman penjatuhan disiplin bagi Hamli Kursani hanya gubernur.

Sedangkan dalam PP 53 Tahun 2010 pada pasal 19 huruf b berbunyi Gubernur selaku wakil Pemerintah menetapkan penjatuhan hukuman disiplin bagi PNS Daerah Kabupaten/Kota dari provinsi lain yang dipekerjakan atau diperbantukan pada Kabupaten/Kota di provinsinya yang menduduki jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, untuk jenis hukuman disiplin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (4) huruf b dan hu ruf c.

Baca: Hasil Mediasi Belum Dijalankan Wali Kota Ibnu Sina, Sekda Nonaktif Hamli Berencana Lapor Presiden

Baca: Komentar Melaney Ricardo Soal Kabar Luna Maya Putus Dengan Reino Barack

Baca: Hasil Borneo FC vs Persija Jakarta Liga 1 2018, Skor Kacamata di Babak Pertama

Dalam pasal 7 ayat (4) huruf b dan c berisi tentang pemindahanan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah atau pembebasan jabatan.

Menurutnya, Ibnu Sina hanya bersepakat mempelajari hasil mediasi bukan bersepakat mengembalikan jabatan Hamli Kursani. “Wali Kota hanya berkomitmen mempelajari, bukan mengembalikan. Hanya mempelajari rekomendasi. Ya sudah karena mempelajari ya pelajari,” jelasnya.

Dijelaskannya, persoalan Hamli sudah bergulir ke Gubernur. Hasilnya? Tunggu keputusan gubernur.

Hamli Kursani yang awalnya vokal menyuarakan haknya berdasarkan kesepakatan mediasi bersama Ombudsman RI Ninik Rah ayu pada 1 Agustus lalu, kemarin (12/9) memilih menghindar dari media. Bahkan, usai bertemu Ibnu Sina di ruang kerja wali kota selama dua jam, Hamli memilih ngacir ketimbang memberikan komentar terkait statusnya.

Padahal, selelumnya, Hamli berniat melaporkan, Ibnu Sina kepada Presiden RI terkait dilanggarnya hasil mediasi Ombudsman RI antara Ibnu Sina dengan dirinya.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina yang ditanya di Balai Kota Banjarmasin juga memilih bungkam. “Soal itu nanti dulu,” ujarnya singkat.

Baca: Pihak Maskapai Mulai Waswas Penerbangan Terganggu Kabut Asap Kebakaran Lahan

Baca: Lomba Dalmas Tingkat Polda Kalsel di Wilayah Pesisir, Nilai Tertinggi Diraih Peserta Ini

Baca: Hasil Bhayangkara FC Vs Perseru Liga 1 2018 :Juara Bertahan Gagal Cetak Gol, Skor Babak Pertama 0-0

Sekadar diketahui, mediasi pada 1 Agustus lalu merupakan tindaklanjut dari laporan hasil akhir pemeriksaan (LAHP) oleh Ombudsman Perwakilan Kalimantan Selatan dengan nomor 0022/LM/IV/2018/BJM untuk kasus pembebastugasan, Hamli Kursani dari jabatan Sekdako Banjarmasin, menghasilkan kesepakatan, pelapor (Hamli Kursani, red) bersedia menyampaikan permintaan maaf secara personal kepada terlaporc(Ibnu Sina, red) terhadal hal-hal yang menjadi permasalahan diantara keduanya. Pelapor berkomitmen akan menjaga marwah, harkat, dan martabat terlapor.

Terlapor menyetujui untuk mengembalikan tugas dan jabatan pelapor sebagai Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin seiring dengan telah selesainya proses pemeriksaan, serta pelapor berkomitmen akan menjalankan tugas sebaik-baiknya. Pelapor bersedia tidak mempermasalahkan terkait laporan ini dikemudian hari.

Pelapor dan terlapor akan bersikap untuk dapat saling menghargai dan bekerjasama guna mencapai tujuan tata kerja pemerintahan yang baik dalam situasi yang kondusif. Terlapor akan menyampaikan hasil tindak lanjut pokok-pokok rumusan hasil mediasi pa da poin-poin di atas kepada Ombudsman RI.

Sebenarnya jabatan Hamli Kursani sebagai sekda sudah genap dua tahun pada 29 Agustus lalu. Namun, berdasarkan surat dengan nomor 880/002-KUM.DIS/BKD, DIKLAT/2018 pada 10 April lalu Hamli dibebas tugaskan dari jabatannya selama lima bulan. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi Editor: Elpianur Achmad Sumber: Banjarmasin Post Ikuti kami di Kronologi Turis Asal Norwegia Diperkosa Karyawan Vila di Bali, Berawal dari Minta Hidupkan Shower Sumber: Berita Kalimantan Selatan