Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Harus Lebih Percaya Diri

Posted by On 10:35 PM

Harus Lebih Percaya Diri

Post Views: 103 Faith Aqila Silmi, Wakil Presiden BEM UNS

Faith Aqila Silmi, Wakil Presiden BEM UNS

Kuliah di tanah rantau menjadi tantangan sendiri bagi sosok yang kerap disapa Faith ini. Apalagi bertemu mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia membuatnya sempat minder.

Namun mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi UNS ini bisa mengatasi rasa mindernya dengan bersikap lebih percaya diri. Ia mencoba untuk lebih berani mengungkapkan ide dan pendapatnya di depan umum.

“Awalnya saya agak minder. Karena banyak teman yang belum tahu Batang dan juga minim anak Batang yang kuliah di sini. Apalagi kalau ketemu mahasiwa lain dari Jabodetabek yang sudah mentereng duluan. Tapi dengan pengalaman organisasi yang dulu pernah saya miliki, saya jadi lebih Percaya diri untuk me nyampaikan pendapat, usul dan ide,” terang Faith saat diwawancarai, Selasa (26/12).

Mahasiwa asal Proyonanggan Utara Batang ini menerangkan, dengan keprcayaan dirinya ini mampu menjadikannya beradaptasi di tanah rantau. Ia juga aktif di berbagai organisasi. Hingga ia diamanahi sebagai wakil presiden BEM UNS di tahun ketiganya.

“Alhamdulillah banyak ide dan pendapat saya yang diakomodir teman-teman. Awal-awal memang menjadi staf di Bem Fakultas, hingga tahun kedua jadi menteri. Dan tahun ketiga ini diamanahi sebagai wapres Bem Universitas. Sempat juga saya menjadi sekjend partai di kampus, dan menjadi pengurus asosiasi lembaga Al Quran Mahasiswa Indonesia (Al Qumi),” terang mahasiswa yang gemar membaca ini.

Meski tidak terlalu tenar, Faith berusaha mengenalkan Batang sebagai kampung halamannya. Karena dengan merantau, menjadi kesempatannnya untuk mengenalkan kota kelahurannya.

“Dari awal saya selalu menjawab jika saya dari Batang. Kalau ada yang ti dak mudeng, baru saya jelaskan Batang itu dimana. Mesti kadang sering dibuat guyonan, misalkan Batang itu tidak ada di peta, atau tidak ada listrik, teman-teman akhirnya lebih paham. Dan mengenal saya sebagai Faith yang berasal dari Batang,” tandas remaja kelahir 26 Mei 1998 ini. (nov)

Penulis: Novia Rochmawati | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Sumber: Google News | Liputan 24 Rantau

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »