www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Kaleidoskop 2017: 5 Momen Dramatis Sepak Bola Indonesia

Posted by On 10:38 PM

Kaleidoskop 2017: 5 Momen Dramatis Sepak Bola Indonesia

Football5star.com, Indonesia â€" Berbagai momen penting telah mewarnai sepak bola dalam negeri sepanjang 2017. Mulai dari kembali bergulirnya kompetisi nasional, hingga beberapa kejuaraan internasional yang menyajikan cerita dramatis bagi seluruh pencinta sepak bola.

Kompetisi dalam negeri diwarnai dengan kembalinya tiga tim klasik yakni Persebaya Surabaya, PSMS Medan, dan PSIS Semarang ke kasta tertinggi. Ketiganya berhasil melewati rintangan masing-masing untuk mendapat jatah promosi ke Liga 1 tahun depan. Penentuan tim promosi dari Liga 2 itu pun diwarnai laga-laga dramatis.

Sementara di level internasional, ada momen-momen dramatis yang dialami oleh tim nasional Indonesia selama mengikuti berbagai kejuaraan di negara lain. Mulai dari dari timnas kelompok umur, hingga senior.

Berikut ini Football5Star merangkum 5 Momen Dramatis Sepak Bola Indonesia Sepanjang 2 017.

Timnas U-18 Indonesia vs Timnas U-18 Myanmar

Indonesia harus menunggu menit-menit akhir untuk memastikan kemenangan atas tuan rumah Myanmar di ajang AFF Cup U-18 2017. Start buruk membuat tim asuhan Indra Syafri harus kebobolan lebih dulu di babak pertama. Usai turun minum, mental bermain tim Merah Putih kembali pulih

Pada menit ke-72, Egy Maulana Vikri berhasil menjaga asa Garuda Muda setelah menggetarkan jala tuan rumah lewat sundulan kepalanya. Mencetak satu gol, moral Indonesia langsung membaik. Mereka terus menerus menggempur pertanahan Myanmar yang terpaksa menerapkan permainan bertahan.

Saat pertandingan akan berakhir imbang, Egy kembali menjadi momok bagi lini belakang lawan. Golnya di menit ke-90 membuat tuan rumah harus tertunduk malu di hadapan pendukungnya sendiri. Tendangan pemain asal Medan tersebut tidak mampu diantisipasi dengan baik oleh kiper Myanmar, Tun Nanda.

PSM Makassar vs Bali United

Kemenangan atas PSM Makassar di Stadion Mattoangin, sempat menjaga asa Bali United menjuarai Liga 1 2017. Bermain di bawah tekanan penuh suporter tuan rumah, Irfan Bachdim dkk mampu memberikan perlawanan berarti. Meski bermain di kandang lawan, anak asuh Widodo C. Putro beberapa kali mengancam gawang tuan rumah.

Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga beberapa menit sebelum pertandingan usai. Stefano Lilipaly berhasil membuat seisi stadion terdiam setelah sepakannya gagal diantisipasi kiper PSM, Rivky Mukodompit. Kemenangan tersebut membuat Serdadu Tridatu untuk sementara memimpin perolehan klasemen dengan koleksi 65 poin.

Bagi PSM, kekalahan itu membuat mereka gagal mengklaim peringkat kedua dan tetap berada di posisi ketiga. Masih kalah poin dari Bhayangkara FC yang memiliki tabungan satu pertandingan.

PSIS Semarang vs Martapura FC

PSIS Semarang berhasil mengamankan jatah lolos ke Liga 1 usai secara dramatis mengalahkan Martapura FC dalam perebutan tempat ketiga. Laskar Mahesa Jenar bahkan harus tertinggal tiga kali sebelum akhirnya menuntaskan pertandingan di masa babak tambahan.

Anak asuh Subangki unggul cepat ketika laga baru berjalan enam menit lewat aksi Hari Nur Yulianto. Namun, Martapura berhasil mencetak dua gol lewat Rifan Nahumarury masing-masing di menit kedelapan, dan menit ke-35. Sebelum turun minum, PSIS sempat menyamakan kedudukan lewat Aldaeir Makatindu.

Martapura unggul lebih dulu di babak kedua lewat Reza Saputra. Namun kembali disamakan oleh Hari Nur yang mencetak gol keduanya hari itu. Pada menit ke-80, Martapura kembali unggul melalui aksi Muhammad Aidil. Akan tetapi lagi-lagi disamakan oleh Hari Nur yang mencetak hat-trick di laga tersebut. Pada masa babak tambahan, PSIS mampu mencetak dua gol tanpa mampu dikejar tim lawan sekaligus m emastikan diri berlaga di Liga 1 tahun depan.

Persib Bandung vs Perseru Serui

Perseru Serui secara mengejutkan mampu mengalahkan Persib Bandung dua gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat pada 12 November 2017. Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Arthur Bonai dkk selamat dari jeratan degradasi.

Sebelum pertandingan, anak asuh Agus Yuwono tampil di bawah tekanan. Selain harus menghadapi Persib di kandangnya, pada saat bersamaan mereka juga harus berpacu poin dengan Semen Padang yang juga membutuhkan poin untuk bertahan di Liga 1. Namun di akhir pertandingan, Perseru bisa tersenyum karena sepasang gol dari Ryutaro Kurabe dan Silvio Escobar memastikan mereka aman di peringkat ke-15.

Pahit bagi Semen Padang karen pada pertandingan lain, kemenangan 2-0 mereka atas PS TNI tidak berarti apa pun karena masih kalah poin dari Perseru. Tim asuhan Nil Maizar harus puas menempati peringkat ke-16 dan me njadi tim terakhir yang dipastikan terdegradasi setelah Gresik United dan Persiba Balikpapan.

PSMS Medan vs Persebaya Surabaya

Persebaya Surabaya sukses memastikan lolos ke Liga 1 tahun depan setelah di partai puncak mengalahkan PSMS Medan dengan skor tipis 3-2. Kemenangan didapat secara dramatis karena Bajul Ijo sempat tertinggal oleh anak asuh Djajang Nurdjaman di babak pertama.

Unggul lebih cepat lewat Rishadi Fauzi saat pertandingan baru berjalan dua menit. Enam menit berselang, I Made Wirahadi menyamakan kedudukan lewat titik putih. PSMS berbalik unggul lewat tendangan bebas Roni Fatahillah di menit ke-38. Sebelum turun minum, Irfan Jaya membuat kedudukan kembali sama lewat titik putih di menit ke-40.

Irfan memastikan kemenangan Persebaya lewat golnya di masa injury time babak kedua. Itu sekaligus memastikan gelar juara Liga 2 2017.

Sumber: Google News | Liputan 24 Martapura

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »