GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Polisi Awasi Harga Komoditas Pangan di Pasar Tapandang Berseri ...

Polisi Awasi Harga Komoditas Pangan di Pasar Tapandang Berseri ...

Berita Tanahlaut Polisi Awasi Harga Komoditas Pangan di Pasar Tapandang Berseri Pelaihari Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan didampingi seju…

Polisi Awasi Harga Komoditas Pangan di Pasar Tapandang Berseri ...

Berita Tanahlaut

Polisi Awasi Harga Komoditas Pangan di Pasar Tapandang Berseri Pelaihari

Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan didampingi sejumlah petinggi Kabupaten Tanahlaut melakukan sidak.

Polisi Awasi Harga Komoditas Pangan di Pasar Tapandang Berseri PelaihariBANJARMASINPOST.co.id/mukhtar wahidPolisi tanyai pedagang terkait harga pangan di Pasar Tapandang Berseri Pelaihari, Jumat (15/12/2017).

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kehadiran anggota polisi berseragam di kawasan los daging ayam dan sayuran membuat sejumlah pedagang dan pembeli bertanya, Jumat (15/12/2017).

"Ada pejabat kah maka banyak polisi k e pasar," ujar seorang pembeli bergegas menjauh rombongan yang sebenarnya sedang memonitor harga daging ayam dan sayuran di pasar Tapandang Berseri Pelaihari.

Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan didampingi sejumlah petinggi bersama pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut yang tergabung dalam tim Satgas Pangan melakukan sidak.

Hasilnya, 11 komoditas pangan yang ditanyakan kepada para perdagang memang relatif mengalami kenaikan dari Rp 1000 hingga Rp 5000 per kilogramnya.

Sentot mengaku jika kenaikan harga 11 komoditas pangan itu karena musim perayaan maulid dan menjelang tahun baru masehi. Itu diperparah dengan cuaca ekstrem akhir ini melanda Kabupaten Tanahlaut.

Mekanisme kontrol harga 11 komoditas pangan itu diakui Sentot dilakukan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut.

Ditanya distribusi dan harga eceran terendah gas kilogram bersubsidi yang diduga dijual bebas di pengecer dan diduga tidak tepat sasaran di Kabupaten Tanahlaut?

Sentot berjanji akan melakukan pemantauan dan pengawasan, dugaan adanya permainan harga eceran ataupun dugaan penimbunan gas elpiji.

Itu diakuinya setelah menerima adanya informasi penambahan kuota penerima gas elpiji bersubsidi untuk Kalimantan Selatan, termasuk di Kabupaten Tanahlaut.

"Selama saya menjabat sudah tiga kasus penyalahgunaan distribusi gas elpiji tiga kilogram kita proses," katanya.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanahlaut, Muhammad Kusri menilai sudah hukum pasar, apabila permintaan tinggi, dipastikan ada kenaikan harga di tingkat pedagang.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tanahlaut, Suharyo menilai kenaikan harga daging ayam dan telur ayam selama musim ini masih dalam tahap kewajaran.

"Peternakan ayam daging maupun ayam telur di Kabupaten Tanahlaut saat ini memang sedang beruntung. Selama delapan bulan peternak panen, mereka hanya dua bu lan ini yang bahagia. Selebihnya delapan bulan mereka hanya balik modal dan selebihnya untung panennya sedikit," katanya.

Penulis: Mukhtar Wahid Editor: Didik Trio Sumber: Banjarmasin Post Ikuti kami di Inilah 5 Fakta Mutilasi SPG Cantik di Karawang, Korban Dibunuh karena Terus-terusan Minta Mobil Sumber: Google News | Liputan 24 Pelaihari

No comments