www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Terdakwa Kasus Suap Beberkan Suap Lain di PDAM

Posted by On 5:01 PM

Terdakwa Kasus Suap Beberkan Suap Lain di PDAM

  • PROKAL.co
    • PROKAL NEWS
    • PRO KALTIM
      • KALTIM POST
      • BALIKPAPAN POS
      • SAMARINDA POS
      • BONTANG POST
      • BERAU POST
    • PRO KALTARA
      • RADAR TARAKAN
      • BULUNGAN POST
      • KALTARA POS
    • PRO KALSEL
      • RADAR BANJARMASIN
    • PRO KALTENG
      • KALTENG POS
      • RADAR SAMPIT
    • PRO KALBAR
  • BalikpapanTV
  • SamarindaTV
  • KPFMBalikpapan
  • KPFMSamarinda
  • Indeks Berita
MANAGED BY: SABTU
16 DESEMBER BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 15 Desember 2017 15:50 Terdakwa Kasus Suap Beberkan Suap Lain di PDAM

Muslih Melawan Balik!

TUNJUK HIDUNG: Terdakwa kasus suap PDAM Bandarmasih Muslih menyebut ada transaksi suap lain di PDAM yang melibatkan institusi yang lebih besar.

PROKAL.CO, Terdakwa kasus suap untuk pengesahan Raperda Penyertaan Modal PDAM Bandarmasih, Muslih akhirnya membuka 'kartu as' miliknya. Dalam sidang lanjutan di Tipikor Banjarmasin kemarin (15/12), mantan Direktur Utama PDAM Bandarmasih itu menyebut ada transaksi suap lain. Nominalnya bahkan lebih besar dari yang diserahkan Muslih kepada terdakwa mantan Ketua DPRD Banjarmasin Iwan Rusmali dan mantan Ketua Pansus Raperda Andi Effendy.

----

Besarannya Rp400 juta. Empat kali lipat dibanding yang diterima DPRD. Suap itu diduga untuk memuluskan alokasi bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum. Sebesar Rp15 mil iar pada tahun 2018 untuk proyek pekerjaan jaringan pipa.

"Ridwan menawarkan dana dari pusat, nilainya Rp15 miliar. Kami disuruh mencarikan fee, minimal tiga persen dari nilai bantuan. Ridwan bilang akan ada orang bernama Fahri datang mengambil uangnya ke PDAM," beber Muslih di depan majelis hakim.

Ridwan yang ia maksud adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Banjarmasin, Gusti Ridwan Syofyani. Ia orang lama, pada zaman walikota sebelumnya Ridwan menjabat Kepala Dinas Bina Marga. "Iya, Ridwan PU kota, siapa lagi," imbuhnya.

Muslih sadar tak bisa memakai uang perusahaan. Ia lalu meminta PT Adhi Karya, kontraktor rekanan PDAM. Permintaan uang Rp400 juta itu Muslih utarakan pada Sumantri, orang PT Adhi Karya. Permintaan penyediaan uang itu disanggupi.

Lagi-lagi yang diminta jadi perantara mengambil dan menyerahkan uang suap adalah mantan Manajer Keuangan PDAM Bandarmasih, Trensis. Jaksa pun heran mengapa Muslih bisa semudah itu menyerahkan uang setengah miliar kepada orang tak dikenal.

"Saya tidak kenal siapa Fahri ini. Saya percaya karena berpegang pada perkataan Ridwan," tukas Muslih.

Trensis kemudian merincikan kronologi penyerahan uang. Ia dipanggil Muslih, diperintahkan untuk menerima dan menyimpan uang dari Adhi Karya pada Jumat pagi, 8 September. "Siangnya seusai salat Jumat, ada orang tak dikenal mendatangi PDAM. Mengaku-ngaku bernama Fahri. Saya serahkan saja semuanya," kisah Trensis.

Sepekan kemudian, keempat tersangka ini ditangkap KPK pada Kamis malam, 14 September, usai sidang paripurna di gedung dewan.

Lantas, siapa sebenarnya sosok Fahri ini? Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, Fahri sebenarnya orang swasta, bukan PNS. Namun, ia rajin wara-wiri di Balai Kota. Sering juga terlihat nongkrong di acara-acara milik pemko.

Ia disebut-sebut sebagai penghubung penting jika pejabat pemko ingin melobi pemerintah pusat. Sejak kas us OTT, sosok Fahri mendadak raib. Tak lagi terlihat di perkantoran walikota di Jalan RE Martadinata tersebut.

Serupa halnya dengan Ridwan. Sejak peristiwa OTT, ia tak bisa lagi dikontak via telepon. Kabarnya ia sudah mengganti nomor ponselnya. Keperluan wawancara hanya dilayani dengan mendatanginya ke kantor atau mencegatnya di Balai Kota. Pendapat beberapa orang yang mengenalnya, Ridwan kini tampak lebih murung.

Muslih buka-bukaan transaksi suap ini setelah Jaksa Penuntut Umum dari KPK, Amir Nurdianto dan Ferdian Adi Nugraha memutar rekaman hasil penyadapan telepon Muslih. Terdengar percakapan Muslih dengan Sumantri soal permintaan uang Rp400 juta itu.

Selepas persidangan, Muslih yang dicegat wartawan mengaku tidak tahu lagi nasib uang pelicin tersebut. Apakah sudah sampai ke tangan oknum kementerian atau belum. "Kan saya keburu ditangkap. Saya tidak tahu lagi nasib bantuan Rp15 miliar itu, jadi atau enggak," ujarnya.

Kepada wartawan, Ferdian enggan mengomentari panjang lebar perihal sosok Fahri. Apakah ia sudah diburu dan diperiksa oleh KPK atau belum. "Itu kan wilayah penyidik, sementara tugas kami berbeda, kami tim penuntut," ujarnya.

Namun, ia mengangguk soal tujuan suap tersebut. "Iya, katanya untuk melicinkan bantuan dari kementerian," imbuhnya tersenyum.

Sementara itu, Ketua Majelis Hakim Sihar Purnamangan Purba menjadwalkan sidang berikutnya pada 28 September. Agendanya adalah pembacaan tuntutan kepada terdakwa.

Sebagai informasi tambahan, sidang yang menyeret tersangka penerima suap, Iwan dan Andi dijadwalkan digelar Februari tahun depan di Banjarmasin. (fud)

BERITA TERKAIT
  • Yudha Jadi Saksi Terakhir Sidang Kasus Suap PDAM Bandarmasih
  • Rp10 Juta untuk Pelicin Fasilitasi
  • Wakil Walikota akan Bersaksi di Sidang Lanjutan Kasus Suap PDAM
  • Diakui Hanya Rp150 Juta, Ke mana Uang Suap yang Rp100 Juta Lagi?
  • Pemprov Kalsel Incar Dewan Pengawas PDAM Bandarmasih
  • Sidang Kasus Suap PDAM, Pejabat Pemko Akan Jadi Saksi
  • Uang Suap PDAM Bahkan Ada yang Menerima di Toilet
  • Iwan Rusmali Akui Penyertaan Modal Selalu Ada uang Pelicin
  • Para Saksi Buka-Bukaan di Persidangan Kasus Suap PDAM Bandarmasih
  • Kasus Suap PDAM Berpotensi Seret Banyak Anggota DPRD Banjarmasin

BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 15:53

Ngamuk Bawa Parang, Polisi Datang Langsung Bercebur ke Sungai

BARABAI â€" Warga Barabai Darat Hulu Sungai Tengah Rabu (13/12) malam kemarin sempat dibuat heboh… Jumat, 15 Desember 2017 15:32

ADA APA? Ratusan Warga Serbu KPUD HSS

KANDANGAN â€" Merasa tidak puas dengan hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten… Jumat, 15 Desember 2017 15:05

Banjarmasin Bakal Miliki Perda untuk Pil Teler

BANJARMASIN - Sebentar lagi Banjarmasin memiliki perda larangan pil untuk teler. Patut dicatat, pasal… Jumat, 15 Desember 2017 14:56

Sengketa, Rumah Mewah di Kayutangi Dieksekusi

BANJARMASIN - Sebuah rumah dan lahan kosong yang berlokasi di jalan Hasan Basri Banjarmasin, Rt… Kamis, 14 Desember 2017 16:05

Rugikan Negara Rp 1,7 Miliar, Mantan Kadisdik HST Ditahan

BARABAI - Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) HST Dia Udini akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Negeri… Kamis, 14 Desember 2017 10:43

Satu Tahanan di Rutan Polda Kalsel Terjangkit TBC

BANJARMASIN - Satu orang dari sembilan puluh tahanan di Rutan Polda Kalsel terjangkit Tubercolosis… Rabu, 13 Desember 2017 15:37

Waduh..! Bupati Kotabaru Dituntut Rp102 Miliar

KOTABARU - Pernah mendengar pegawai menuntut kepala daerah ganti kerugian jabatan senilai Rp100 miliar… Rabu, 13 Desember 2017 15:11

Polisi Razia Knalpot Blong ke Sekolah

BANJARBARU - Banyaknya keluhan dari masyarakat tentang masih adanya balapan liar dan penggunaan knalpot… Rabu, 13 Desember 2017 14:32

KNKT Investigasi Kapal Karam di Sungai Barito

BANJARMASIN - Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sedang menginvestigasi insiden karamnya… Selasa, 12 Desember 2017 12:30

Dua Pengedar Sabu Kena Jebak Polisi

BANJARMASIN - Dua sekawan Zainal Aqli alias Dhana dan Maulana alias Lana, memang bernasib… Kapal Kargo Tenggelam di Sungai Barito, Ternyata ini Sebabnya Akhirnya, Iray Kasfy Divonis Hakim Penimbunan Gas Melon Digerebek, Pelaku Sempat Mengelak Dua Pengedar Sabu Kena Jebak Polisi Yudha Jadi Saksi Terakhir Sidang Kasus Suap PDAM Bandarmasih Kebakaran di Kandangan, Seorang Nenek Tewas Terpanggang Razia Gabungan Obok-obok Empat THM di Banjarbaru, Hasilnya.. Ini Penyebab Kebakaran di Kuin Utara Perda Carnophen Tunggu Rekomendasi Kemen dagri Polisi Razia Knalpot Blong ke Sekolah
  • SMS Ancaman Gagal Halangi Angket
  • Ngamuk Bawa Parang, Polisi Datang Langsung Bercebur ke Sungai
  • Terdakwa Kasus Suap Beberkan Suap Lain di PDAM
  • Astaga..!! Empat Rumah di Desa Malutu Ditelan Sungai Amandit
  • ADA APA? Ratusan Warga Serbu KPUD HSS
  • Truk Besar Masih Kuasai Jalan Trikora
  • Setengah Hari di Hutan Mangrove Langadai Kelumpang Hilir Kotabaru
  • Fokus Penguatan Kader Lingkungan
  • Ciptakan Rasa Aman Bagi Masyarakat
  • Pantau Persiapan Penilaian Akreditasi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN SELATAN
  • KALIMANTAN UTARA
  • KALIMANTAN BARAT
  • TENTANG KAMI
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLA IMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
Find Us
Copyright &copy 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .Sumber: Google News | Liputan 24 Banjarmasin

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »