www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Kalsel Belum Miliki Pasar Induk. Pemprov Usulkan Ulang

Posted by On 3:33 PM

Kalsel Belum Miliki Pasar Induk. Pemprov Usulkan Ulang

berita banjarbaru

Kalsel Belum Miliki Pasar Induk, Pemprov Usulkan Ulang

Kalsel sudah pernah mengusulkan pasar induk sejak 2015. Namun hingga kini belum diterima oleh Kementrian Perdagangan.

Kalsel Belum Miliki Pasar Induk, Pemprov Usulkan Ulangtribunkaltim.coilustrasi-Bupati Penajam Paser Utara Yusran Aspar melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Induk Penajam, Kamis (18/5/2017).

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Adanya permintaan presiden RI, Joko Widodo agar setiap daerah di Indonesia memiliki pasar induk, khususnya bagi daerah penghasilan beras mendapatkan tanggapan dari Kadis Perdagangan Prov insi Kalimantan Selatan, Birhasani.

Kalsel berdasarkan data dari Dinas Taman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan memiliki hasil beras yang terus meningkat. Bahkan hasil beras akan terus meningkat dengan adanya Hari Pangan Sedunia yang diadakan di Batola Kalimantan Selatan.

Menurut Birhasani, Kalsel sudah pernah mengusulkan pembangunan pasar induk sejak 2015. Namun hingga kini juga belum diterima oleh Kementrian Perdagangan. Sejak itu sebutnya sudah ada dua daerah yang mengusulkan untuk dibuatkan pasar induk yaitu Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar. Bahkan usulan terus diusulkan setiap tahunnya.

"Sudah diusulkan bahkan kita usulkan ulang juga," ujarnya, Senin (30/07/2018).

Baca: Tukarkan GPN di Taman Kamboja dan Siring Tendean, Anda Akan Mendapat Kupon Undian Berhadiah Motor

Baca: Pulang Cuci Darah di RSUD Ulin Dihantam Truk, Kaki Kastolani Remuk Terpaksa Balik ke RSUD Ulin

Dikata kannya, Kalimantan Selatan sebutnya saat ini memang belum memiliki pasar induk. Namun leading sektor pembangunan pasar induk berada di Pemko dan Pemkab yang bisa membangun.

Pihaknya, sebut Birhasani, hanya menfasilitasi dengan mengusulkan ke Kementerian untuk diberikan bantuan dari dari dana tugas pembantuan.

"Maunya kita memang harusnya ada pasar induk, sudah kita sampaikan ke utusan Kemendag dan Sekneg bahwa Kalsel membutuhkan pasar induk. Jadi, masih dipertimbangkan oleh tim pusat,"jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Lokasi yang strategis untuk pendirian pasar induk sebutnya memang di Banjarmasin atau di Kabupaten Banjar. Usulan pembangunan pasar induk di dua daerah itu sebutnya juga sudah diusulkan.

"Kita masih menunggu program dari pusat, mudah-mudahan tahun depan ada respon dari pengajuan pembuatan pasar induk di Kalsel," tambahnya.

Birhasani menambahkan, jika pemerintah daerah mau membuat pasar induk Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan juga bisa membantu berupa bantuan dana untuk pembangunan pasar induk di daerah.

"Kami dari provinsi tidak punya wilayah jadi diserahkan ke Kabupaten kota," ujarnya.

Baca: Capres-Cawapres Pilpres 2019, Relawan MKD Deklarasikan Jokowi-Moeldoko

Baca: Mendaki Gunung Rinjani Dalam Situasi Normal 8 Jam, Bagaimana Jika Jalur Pendakian Longsor?

Seperti diketahui Presiden RI Joko Widodo meminta pemerintah daerah provinsi, kabupaten kota khususnya penghasil beras agar memiliki pasar induk. Dengan itu petani tidak kebingungan menjual hasil pertaniannya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Fathurrahman mengatakan dalam tiga tahun terakhir produksi beras Kalimantan Selatan mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Pada tahun 2015 produksi padi Kalimantan Selatan 2.140.274 ton, pada tahun 2016 meningkat 2.313.574 ton, dan pada tahun 2017 2.452.367 ton. Data tersebut menunjukkan k erja keras Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama dengan stakeholder terkait mengalami peningkatan sebesar 312.091 ton beras.

Disampaikanya, keberhasilan itu tentunya didukung oleh peningkatan luas tambah tanam yang terus mengalami peningkatan dari tahun 2015 hingga 2017. Tercatat dari Bulan Oktober 2017 hingga 10 Juli 2018 sudah tanam 546.568 hektare.
"Tentunya luas lahan akan terus bertambah dengan adanya HPS,"ujarnya.(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Penulis: Milna Sari Editor: Hari Widodo Sumber: Banjarmasin Post Ikuti kami di Kepala Bappeda Diguyur Air Got, Kadin Syariat Islam Langsa Periksa Keabsahan Surat Nikah Sirinya Sumber: Berita Kalimantan Selatan

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »