GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Aneh! Kenapa Kalimantan Selatan Bisa Mendadak Hujan Es?

Aneh! Kenapa Kalimantan Selatan Bisa Mendadak Hujan Es?

Suara.com - Hujan es turun di Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Selatan. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun H Asan Sampit, Kalimantan…

Aneh! Kenapa Kalimantan Selatan Bisa Mendadak Hujan Es?

Suara.com - Hujan es turun di Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Selatan. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun H Asan Sampit, Kalimantan Tengah memberikan penjelasan mengenai hujan butiran es yang terjadi di sana.

"Dari citra satelit, kemungkinan besar memang terjadi hujan es. Saat ini pun potensinya masih ada meski cukup kecil," kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun H Asan Sampit, N ur Setiawan di Sampit, Selasa (11/9/2018).

Baca Juga : Kota Pontianak Hujan Es Selama 7 Menit

Hujan butiran es sempat terjadi di Desa Sapiri Kecamatan Mentaya Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah pada Senin (10/9/2018) sore, dan menjadi perhatian masyarakat karena fenomena alam itu jarang terjadi.

Hujan mulai terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Mentaya Hulu pada Senin (10/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Namun di Desa Sapiri, hujan yang terjadi tidak hanya berupa air, tetapi juga berupa butiran-butiran es.

Nur Setiawan menjelaskan, berdasarkan hasil citra satel it, cuaca Senin (10/9) pukul 17.10 WIB terlihat adanya pumpunan awan cumulonimbus (CB) yang pekat di Kotawaringin Timur, terutama di Kecamatan Mentaya Hulu.

Awan terlihat tergradasi warna merah muda yang mengindikasikan adanya kristal-kristal es dalam awan Cb dalam volume yang cukup signifikan. Gambaran citra cuaca tersebut tidak berbeda jauh kondisinya pada pukul 16.00 WIB saat diperkirakan terjadinya hujan es.

Baca Juga : Hari Kedua Idul Fitri, Limapuluh Kota Sumbar Diterpa Hujan Es

Hujan es bisa terjadi jika awan CB tersebut cukup rendah atau dekat dengan permukaan tanah. Akibatnya, saat hujan jatuh menyentuh bumi masih dalam bentuk butiran-butiran es karena tidak sempat berubah wujudnya menjadi air hujan.

"Untuk kawasan lain, selagi daerah dataran tinggi, ada potensi terjadi hujan es, namun ini sangat jarang terjadi karena sifatnya lokal dan biasanya hanya terjadi dalam waktu singkat, tidak lebih dari 15 menit," kata Nur Setiawan.

Ini merupakan hujan es kedua yang terjadi dalam dua tahun terakhir. Sebelumnya, hujan es terjadi di Desa Sebabi Kecamatan Telawang pada Jumat (20/10/2017) yang juga terjadi pada sore hari.

Saat itu, Nur Setiawan bersama pejabat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur mendatangi lokasi kejadian hujan es. Mereka mengumpulkan keterangan dan mendokumentasikan tanda-tanda bekas hujan es untuk kepentingan pendataan.

Baca Juga : Warga Heboh, Depok Diguyur Hujan Es

Berdasarkan keterangan warga setempat, ternyata di desa itu dulunya juga pernah terjadi hujan es. Wilayah dengan geografis perbukitan memang berpotensi terjadi hujan es.

Hujan es merupakan fenomena alam yang lazim dan bisa dijelaskan secara ilmiah. Masyarakat hanya diimbau berlindung jika sedang terjadi hujan es agar butiran-butiran es tidak sampai membuat terluka. (Antara)

loading... loading...
  • Gempa Kembali Guncang Lombok, Skala 5,3 SR

    Gempa Kembali Guncang Lombok, Skala 5,3 SR

  • Politikus PKS Ditangkap Polisi, Sebar Meme Ujaran Kebencian SARA

    Politikus PKS Ditangkap Polisi, Sebar Meme Ujaran Kebencian SARA

  • PUPR: Bangun Jalan Trans Kalimantan Banyak Kendala

    PUPR: Bangun Jalan Trans Kalimantan Banyak Kendala

  • Trans Kalimantan Diharap Bisa Jadi Gerbang Ekspor Indonesia

    Trans Kalimantan Diharap Bisa Jadi Gerbang Ekspor Indonesia

  • Deformasi Batuan Bangkitkan Gempa Lombok 5,1 SR

    Deformasi Batuan Bangkitkan Gempa Lombok 5,1 SR

  • BMKG Catat 2 Kali Gempa NTT Berjenis Outer Rise, Apa i   tu?

    BMKG Catat 2 Kali Gempa NTT Berjenis Outer Rise, Apa itu?

  • Digoyang Ratusan Gempa, Daratan Lombok Barat Turun Sampai 20 cm

    Digoyang Ratusan Gempa, Daratan Lombok Barat Turun Sampai 20 cm

  • BMKG : Jakarta Diprediksi Cerah - Berawan Pagi hingga Malam

    BMKG : Jakarta Diprediksi Cerah - Berawan Pagi hingga Malam

  • Kemarau Meluas, Ratusan Titik Panas Teror Kalbar dan Kalteng

    Kemarau Meluas, Ratusan Titik Panas Teror Kalbar dan Kalteng

Sumber: Berita Kalimantan Selatan

No comments